Teknologi yang semakin maju memberikan kemudahan bagi siapapun,
tak terkecuali bagi para pembeli dan penjual barang-barang elektronik. Model
transaksi konvensional yang mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung
di toko memang masih menjadi favorit dan tidak akan pernah usang. Namun dengan
kemajuan teknologi, transaksi jual beli pun saat ini sudah mulai bergeser
dengan menggunakan fitur online. Agar dapat tetap berbelanja dengan
nyaman, tips aman belanja online tidak boleh dilewatkan untuk dibaca, baik oleh pembeli maupun
penjual.
Kemudahan dalam memilih dan melakukan pengecekkan pada barang
yang diinginkan pembeli, serta negosiasi dan perbandingan harga dengan toko sebelah
menjadi poin yang masih sering ditemukan di pusat perbelanjaan barang
elektronik, namun tidak semua orang Indonesia masih menyukai cara ini.
Kemacetan ibukota ditambah susahnya mencari lahan parkir di pusat perbelanjaan
membuat banyak pembeli mulai melirik toko online di internet. Penjual pun mulai
merasa gerah dengan semakin tingginya biaya sewa kios di sana sini membuat
mereka pun mulai membuka gerai online sendiri, karena tidak membutuhkan biaya
alias gratis.
Hal ini tentu membuat harga barang yang dijual online pun
relatif lebih murah dibanding di toko. Transaksi jual beli barang elektronik di
internet, terlebih bila barang bekas atau second, bisa dibilang
rentan dengan penipuan dan kucing dalam karung. Berikut adalah tips aman belanja online barang
elektronik bekas yang dirangkum berdasarkan pengalaman dan riset dari berbagai
pihak.
1. Cek dan Ricek Sejarah Transaksi Penjual dan
Pembeli
Tips aman belanja online yang paling penting dan harus selalu
diingat adalah untuk mengecek transaksi dari si penjual yang membuka lapaknya.
Baca review dan testimonial dari para pembeli sebelumnya, agar
menjadi referensi apakah penjual tersebut recommended atau
tidak. Selalu berhati-hati dan waspada, karena terkadang penipu sekarang mulai
rajin dan pintar dalam membuat testimonial palsu untuk menarik perhatian
pembeli online yang terbilang masih awam. Jangan malu untuk bertanya dalam
forum terkenal mengenai penjual online yang dimaksud.
Hal lain yang perlu diperhatikan tentu saja dari pembeli itu
sendiri. Etika dalam berdagang online kadang sering dilupakan oleh para
pembeli. Sebagai pedagang tentu kesal sekali bila bertemu dengan pembeli yang
menawar harga terlalu jauh dan menjadi terkesan main-main, pembeli seperti ini
disebut low-baller. Ada lagi contoh pembeli yang kadang membuat
pedagang muak yang membandingkan harga dengan toko sebelah, disebut juga price
police.
Membandingkan boleh, tapi tentu saja bila ada harga yang lebih
murah di sebelah, beli saja di toko tersebut. Yang paling menyebalkan adalah
pembeli yang membatalkan transaksi setelahdeal, ini disebut bid-and-run dan
tipe pembeli yang benar-benar dibenci oleh pedagang online. Selalu ingat tips
aman berbelanja online yang satu ini sebelum menyesal dan kapok untuk
berbelanja online lagi.
2. Minta Kepastian Garansi Barang yang Dibeli
Walaupun barang yang dibeli adalah barang bekas, biasanya
terdapat juga barang yang masih memiliki sisa garansi dari vendor. Harganya
tentu lebih tinggi daripada yang garansinya sudah lewat. Tips aman
berbelanja online ini juga harus diingat oleh para pembeli, agar tidak
mendapatkan kucing dalam karung. Bila barang bekas yang dibeli sudah tidak
memiliki garansi resmi yang melekat, maka usahakan untuk mendapatkan garansi
personal dari penjual. Walaupun tidak sepanjang garansi yang ditawarkan dari
sisa garansi resmi, tentu tetap memberikan ketenangan bagi pembeli bahwa barang
yang dibeli bukanlah barang rongsokan yang akan rusak sehari setelah dibeli.
3. Transfer dan Kiriman Barang Elektronik,
Amankah?
Esensi utama belanja online sebenarnya adalah transaksi tanpa
tatap muka antara penjual dan pembeli, namun hal ini sebenarnya tidak mengikat.
Bila jarak antara pembeli dan penjual masih dekat, semisal dalam range satu
kota, maka kemungkinan untuk menyelesaikan transaksi secara langsung pun bisa
menjadi pilihan yang aman. Selain dapat mengecek kembali barang dagangan yang
ingin dibeli, sistem cash-on-delivery ini juga sangat aman
untuk menghindari penipuan yang dapat membuat uang pembeli raib dibawa oknum
tak bertanggung jawab. Sistem ini juga menjadi salah satu tips aman berbelanja
online yang penting.
Lalu bagaimana jika penjual dan pembeli jaraknya berjauhan? Bila
penjual yang dimaksud sudahrecommended dan memiliki record transaksi
yang baik, tentu tidak ada keraguan bila harus melakukan transfer bank kepada
yang bersangkutan. Namun bila ditemukan penjual yang masih baru, jangan segan
untuk meminta menggunakan jasa pihak ketiga. Di beberapa marketplace,
pihak ketiga ini disebut sebagai rekening bersama. Sistemnya adalah pembeli
mentransfer uang sejumlah harga yang sudah disepakati dengan penjual, lalu uang
ini akan ditahan oleh pihak rekening bersama dan akan diteruskan kepada penjual
setelah pembeli menerima barang yang dibeli dari penjual.
Pembeli aman dan penjual pun senang. Jumlah uang yang relatif
besar, apalagi untuk ukuran transaksi barang elektronik tentu harus dilakukan
secara hati-hati. Ikuti tips aman berbelanja online ini agar pembeli tidak
menyesal memberikan uang dalam jumlah besar kepada penipu berkedok penjual.
Barang elektronik termasuk barang yang ringkih dan sensitif,
membuatnya riskan untuk dikirim melalui jasa pengiriman, seperti JNE atau Tiki.
Tapi tidak perlu khawatir, minta penjual untuk mengirimkan barang yang sudah
dibeli dengan packing kayu dan asuransi. Dengan demikian,
barang elektronik yang rusak selama perjalanan akan di-cover oleh
agen pengiriman tersebut. Klaim asuransi dari paket kiriman yang rusakpun
sangat mudah untuk dilakukan. Walaupun mengeluarkan biaya yang relatif lebih
tinggi, tapi demi keamanan tidaklah harus menjadi suatu masalah.
4. Jangan Malas Menggunakan Fitur Search Engine
Fitur search engine terkadang tidak digunakan
dengan baik oleh para calon pembeli untuk mencari review maupun
penawaran dari barang elektronik second yang diincar. Padahal,
kalau fitur ini dimanfaatkan dengan baik, bisa dipastikan risiko membeli kucing
dalam karung maupun tertipu akan turun drastis. Tips aman berbelanja online
yang terakhir ini mengajak para pembeli untuk selalu mengecek spesifikasi barang
elektronik yang diinginkan, agar memiliki setidaknya pengetahuan dasar akan
barang yang diminati, sehingga tidak mudah bagi para pedagang nakal menawarkan
barang yang sudah rusak.
Selain itu, dengan search engine pembeli akan
dengan mudah mendapatkan penawaran barang elektronik bekas yang diinginkan.
Saat ini bahkan harga barang dan lokasi penjual pun mulai bisa dilihat di
penawaran yang keluar dari search engine di forum semacam Kaskus. Hal ini tentu
mempermudah dilakukannya perbandingan untuk menemukan harga yang sesuai dengan
kocek masing-masing.
Jadi, jangan pernah tergiur dengan harga murah
yang tidak masuk akal karena tidak ada hal di dunia ini yang too good
to be true. Selalu melakukan review dan cek harga pasaran
dengan fitursearch engine. Sistem pembayaran yang aman harus tetap
dilakukan, apabila sistem cash-on-delivery tidak mungkin
dilakukan, selalu gunakan pihak ketiga demi berjaga-jaga.
Sumber : Paseban Portal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar